Rabu, 22 Juli 2026 WIB
Rabu, 22 Juli 2026 WIB

Mensos Puji Netizen yang Bantu Sesama, Bukan Sebar Hoax

- Jumat, 06 Januari 2017 00:40 WIB
Mensos Puji Netizen yang Bantu Sesama, Bukan Sebar Hoax

JAKARTA - Kecepatan medsos sebagai penyampai kabar atau peristiwa tak tertandingi. Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa bahkan mengaku tertolong dengan media sosial sehingga timnya bisa bergerak cepat menolong anak terlantar.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi positif peran netizen dalam membantu percepatan  penyelesaian masalah sosial kemasyarakatan.Hal tersebut disampaikan Khofifah saat mengunjungi dua anak korban penelantaran yang kini tinggal di Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Kamis (5/1).

"Inilah contoh pemanfaatan media sosial yang baik. Jadi bukan menyebarkan berita hoax. Yang dilakukan netizen ini menunjukkan kepedulian terhadap sesama. Pemerintah sangat terbantu dengan informasi semacam ini,"  ujarnya seperti disampaikan melalui siaran tertulis yang diterima VIVA.co.id, Kamis, 5 Januari 2016.

Seperti diketahui, kisah dua anak yang terlantar yakni Marcel (3) dan Sony (16) menjadi viral di media sosial Instagram awal pekan ini. Keduanya diasuh dan tinggal bersama sang bibi, Desi yang mengalami gangguan jiwa.

Dari cerita Sony, ayahnya telah meninggal dunia sejak dua tahun lalu karena sakit. Sementara sang ibu memilih pergi meninggalkan rumah. Sony diketahui putus sekolah sementara Marcel belum dapat berbicara dan berjalan. Kondisi tempat tinggal mereka memprihatinkan dan keduanya tidak mendapat asupan makanan yang baik.

"Tim Kemensos terdiri dari TKSK, Sakti Peksos, Tim Reaksi Cepat, dan Dinas Sosial Kota Tangerang langsung melakukan pengecekan di lapangan memastikan berita itu benar atau tidak. Ternyata informasi tersebut benar," kata Khofifah.

Tim Kemensos, lanjut Khofifah kemudian menjemput kedua anak tersebut dan membawa ke rumah singgah. Sementara sang bibi dirujuk ke RSUD Kota Tangerang. Namun l, karena diperlukan penanganan yang lebih intensif maka ia dirujuk ke RS Jiwa Grogol, Jakarta.

Kini Tim Kemensos tengah melakukan pengkajian mendalam terhadap kondisi psikologis mereka untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Dalam waktu dekat Kemensos juga memediasi pertemuan antara Sony, Marcel dengan ibunya. Karena, prioritas penanganan anak terlantar adalah dikembalikan kepada keluarga. "Yang utama adalah anak-anak mendapat pengasuhan yang baik, Sony dapat melanjutkan sekolahnya, kesehatan mereka pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga," tutur Mensos.***

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Kunjungi BPJN Riau, Pemkab Meranti Minta Perhatian Soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Kunjungi BPJN Riau, Pemkab Meranti Minta Perhatian Soal Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan Karhutla di Sendaur

Babinsa dan Warga Sisir Wilayah Rawan Karhutla di Sendaur

Babinsa Banglas Ajak Warga Pererat Kebersamaan Demi Lingkungan Kondusif

Babinsa Banglas Ajak Warga Pererat Kebersamaan Demi Lingkungan Kondusif

Difasilitasi Pemkab Meranti, 51 Mahasiswa UIN Suska Siap Mengabdi di Tebingtinggi Barat

Difasilitasi Pemkab Meranti, 51 Mahasiswa UIN Suska Siap Mengabdi di Tebingtinggi Barat

Pemkab Meranti Dukung Penguatan Kompetensi Guru Mulok BMR

Pemkab Meranti Dukung Penguatan Kompetensi Guru Mulok BMR

Imigrasi Selatpanjang dan Kejari Meranti Teken PKS Penanganan Hukum

Imigrasi Selatpanjang dan Kejari Meranti Teken PKS Penanganan Hukum

Komentar
Berita Terbaru