Mencuri Listrik Haram, Termasuk untuk Mushola dan Masjid
JAKARTA- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang kegiatan pencurian listrik yang kerap terjadi di masyarakat. Tindakan itu selain ilegal dari kacamata perundang-undangan juga masuk kategori haram.
Ketua MUI Ma'ruf Amin memastikan pencurian listrik adalah perbuatan haram dan tidak dibenarkan dalam agama. Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan semacam itu.
"Haram melakukan pencurian listrik," tegas Ma'ruf di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa 31 Mei 2016.
Ma'ruf juga menjawab pertanyaan bagaimana bila pencurian listrik digunakan untuk kebutuhan operasional mushola ataupun masjid. Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengatakan bahwa hal itu juga sama tidak dibenarkan dan haram. "Siapa saja yang mencuri, itu tidak boleh," tambahnya.
Meski demikian, Ma'ruf meminta agar PLN juga bisa memberikan kompensasi kepada rumah ibadah, seperti mushola dan masjid untuk dipermudah dalam mendapatkan layanan pemasangan dan pembayaran listrik.
"Saya imbau kepada PLN untuk mushola dan masjid diberikan kemudahan," pungkasnya.(sindo)
Ketua MUI Ma'ruf Amin memastikan pencurian listrik adalah perbuatan haram dan tidak dibenarkan dalam agama. Dia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan semacam itu.
"Haram melakukan pencurian listrik," tegas Ma'ruf di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa 31 Mei 2016.
Ma'ruf juga menjawab pertanyaan bagaimana bila pencurian listrik digunakan untuk kebutuhan operasional mushola ataupun masjid. Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengatakan bahwa hal itu juga sama tidak dibenarkan dan haram. "Siapa saja yang mencuri, itu tidak boleh," tambahnya.
Meski demikian, Ma'ruf meminta agar PLN juga bisa memberikan kompensasi kepada rumah ibadah, seperti mushola dan masjid untuk dipermudah dalam mendapatkan layanan pemasangan dan pembayaran listrik.
"Saya imbau kepada PLN untuk mushola dan masjid diberikan kemudahan," pungkasnya.(sindo)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah
Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas
Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam
Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar
Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis
Komentar