LMND Gelar Aksi Damai Tolak Kenaikan Harga BBM
BENGKALIS - Liga Mahasiswa Nasional untuk Indonesia (LMND) Kabupaten Bengkalis menggelar aksi damai menolak kenaikan harga BBM di era ke pemimpinan Jokowi- JK, Rabu (3/12) di pusatkan dijalan Jenderal Sudirman kota Bengkalis.
Baca Juga:
Selain menolak kebijakan Pemerintah tentang kenaikan BBM, belasan mahasiswa juga mengecam aksi represif pihak kepolisian terhadap M. Arif mahasiswa makassar yang tewas saat menggelar aksi unjuk rasa penolakan harga BBM.
“Kami, LMND menyatakan tegas menolak kenaikan harga BBM yang kami anggap sudah menyengsarakan rakyat,”ujar Kordinator Aksi LMND Mirzal Apriliando dalam orasinya.
Gejolak penolakan kebijakan kenaikan harga BBM terjadi dibeberapa daerah termasuk Bengkalis. LMND dalam orasinya juga menuntut pemerintah mencabut undang- undang no 22 tahun 2001 tentang migas yang dianggap membuka dan menjadi keran masuknya perusahaan asing di Indonesia serta menyengsarakan rakyat.
“Maka sebagai solusi, kita dari LMND Kabupaten Bengkalis secara tegas dan pro nasional menyatakan untuk melaksanakan undang- undang pasal 23 tahun 1945, dimana undang- undang ini lah yang menjadi roh perekonomian rakyat indonesia,”papar Mirzal lagi yang diikuti sorakan hidup mahasiswa, hidup rakyat.
Usai melakukan orasi, belasan Mahasiswa yang tergabung dalam LMND menggelar baca yasin dan do'a bersama untuk M. Arif mahasiswa makassar yang tewas saat melakukan aksi unjuk rasa penolakan harga BBM.(Gus/boc)
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah
Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti
Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa