Selasa, 08 September 2026 WIB
Selasa, 08 September 2026 WIB

Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara Akan Dianugerahkan ke Jokowi

- Selasa, 04 Desember 2018 23:55 WIB
Gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara Akan Dianugerahkan ke Jokowi

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyambut kedatangan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di Istana Merdeka, Jakarta. Kunjungan itu untuk menyampaikan rencana pemberian gelar adat kepada Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan itu, LAM Riau menyampaikan niatnya untuk menganugerahi gelar adat Melayu kepada Jokowi setelah melalui berbagai musyarawah yang menghasilkan mufakat.

"Melalui beberapa kali musyawarah, melalui sejumlah kesepakatan, maka insyaallah, insyaallah kita sudah bermufakat memberikan ucapan dan terima kasih sekalung budi, pertanda kita menyampaikan terima kasih. Nah, yang dapat kita lakukan oleh Lembaga Adat Melayu Riau itu yang tertinggi adalah dengan memberikan gelar," kata Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Riau Datuk Seri Al Azhar di Istana Merdeka, seperti dilansir dari detikcom, Selasa, 4 Desember 2018.

Rencananya Jokowi akan dianugerahkan gelar 'Datuk Seri Setia Amanah Negara'. "Yang berarti bahwa beliau adalah seorang yang besar, petinggi, datuk yang berseri-seri, bercahaya, untuk memegang amanah negara yang dibebankan kepada beliau," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Harian LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar mengatakan rencananya gelar itu diberikan langsung kepada Jokowi di Pekanbaru, Riau, pada 15 Desember 2018.

"Kami sekarang menyampaikan dan, jika beliau berkenan, tampaknya beliau berkenan tanggal 15 Desember 2018. Insyaallah," kata Syahril.

Ditegaskan Syahril, tidak ada motivasi politik dalam pemberian gelar tersebut. Melainkan, kata dia, gelar diberikan murni karena adat.

"Tidak (tidak ada unsur politik). Kami murni secara adat. Kami tak masuk ke ranah politik. Kami murni masyarakat adat Melayu Riau ingin memberikan murni tanda ingatan kami karena kami sudah ditolong. Masyarakat adat sudah terbantu dengan kebijakan-kebijakan yang kita lihat sangat menguntungkan masyarakat adat," jelas Syahril.

Hadir dalam pertemuan ini Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dan Ketua DPRD Riau Septina Primawati. Hadir juga Kapitra Ampera dengan gelar Datuk Rangkai Puja Bestari selaku penghubung

Baca Juga:

 

Dilansir: RIAUONLINE.CO.ID

SHARE:
Berita Terkait
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah

Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis

Komentar
Berita Terbaru