Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB
Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB

Disambut Permak Bodi, Sandiaga Uno: Saya Putra Riau, Lahir di Rumbai, Dakek Siko

- Senin, 12 November 2018 11:36 WIB
Disambut Permak Bodi, Sandiaga Uno: Saya Putra Riau, Lahir di Rumbai, Dakek Siko

PEKANBARU - Masyarakat Riau agaknya begitu antusias menyambut kedatangan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno. Setelah sempat terkecoh sebab Sandiaga Uno ternyata melalui terminal kedatangan reguler alih-alih terminal VIP Lancang Kuning saat tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim, Senin, 12 November 2018 pagi, akhirnya masyarakat benar-benar bersua Sandiaga Uno di Pasar Panam.

Disambut dengan riuh, masyarakat khususnya para emak-emak yang tergabung dalam Persatuan Emak-Emak Prabowo-Sandi (Permak Bodi) menyanyikan lagu dukungan pada Cawapres Paslon nomor 02 tersebut.

"Ayo kita goyang 2 jari biar kita happy, pilih Prabowo-Sandi," begitu bunyi lagu dukungan untuk pasangan Prabowo-Sandi ini.

Dalam kunjungan pertamanya tersebut Sandi sempat berkeliling pasar sejenak dan mengobrol dengan para pedagang. Sandi menyatakan harga-harga semakin tidak stabil namun Pasar Panam relatif baik dalam mengontrol harga.

"Saya lihat Pasar Panam cukup baik ya, murah. Tadi saya tanya harga cabai Rp 28.000 sekilo, sebelumnya bisa Rp 38.000," sebutnya.

Lebih lanjut Sandi optimis bisa membangun ekonomi Riau dan Indonesia saat terpilih menjadi Presiden. "Saya optimis dapat memperbaiki ekonomi Indonesia saat terpilih, stabilitas harga kita jaga, produk-produk Indonesia kita support, jangan semua-semua impor ya kan. Saya Putra Riau, lahir di Kecamatan Rumbai, dakek siko," ujar Sandi.

Sebelum melanjutkan perjalanannya menuju rumah PAN, Sandiaga pun menyempatkan diri berswafoto bersama masyarakat. Hal ini disambut dengan antusias terutama oleh emak-emak. Sempat kewalahan akhirnya Sandi meminta emak-emak bergantian.

"1,2,3," kata Sandi yang langsung disambut dengan "ganti" oleh emak-emak tersebut.

Pencalonan Sandi berpasangan dengan Prabowo ini dinilai masyarakat sebagai perubahan untuk Indonesia. "Sebagai emak-emak saya rasakan zaman ini susah, apa-apa mahal, listrik mahal, gas mahal, cabe mahal, tempe juga mahal," ujar Ibu Yeni Ritonga dari Permak Bodi.

Baca Juga:

 

Sumber: RiauOnline.co.id

SHARE:
Berita Terkait
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Komentar
Berita Terbaru