Diawal Tahun Baru 2019, 4 Titik Panas Muncul di Rohil
PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak empat titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.
"Hari ini terpantau empat titik panas di Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir. Ini titik panas pertama di tahun 2019," kata Staf Analisis BMKG Pekanbaru, Bibin di Pekanbaru, Rabu, 2 Januari 2019.
Dari empat titik panas tersebut, dua diantaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat adanya Karhutla dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.
Kedua titik api itu menyebar di Kecamatan Tanah Putih Rokan Hilir dan terpantau satelit Terra dan Aqua sejak Rabu pagi tadi.
Lebih jauh, ia menganalisa bahwa titik-titik api yang terpantau di awal tahun 2019 ini merupakan akibat minimnya hujan yang terjadi di wilayah tersebut dalam satu dasarian terakhir. Dasarian merupakan istilah yang digunakan BMKG untuk menunjukkan rentang waktu 10 hari.
"Analisa kita dalam satu dasarian terakhir memang sangat minim hujan di Rohil," ujarnya.
Untuk itu, ia meminta agar hal tersebut dapat diantisipasi karena kemungkinan munculnya titik panas dan titik api lainnya cukup tinggi diawal tahun ini.
Provinsi Riau pada 2018 lalu berhasil menekan angka Karhutla dan mencegah terjadinya bencana kabut asap. Meski begitu, sedikitnya 5.000 hektare lebih lahan di wilayah itu hangus terbakar. Rokan Hilir merupakan salah satu wilayah yang mengalami kebakaran terhebat sepanjang tahun 2018 lalu.
Baca Juga:
Berita ini sudah naik di RIAUONLINE.CO.ID dengan judul: Hari ini, 4 Titik Panas Muncul di Rohil
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat
Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu
HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah
Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti
Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa