Bupati Jarang di Kantor, Mahasiswa Segel Kantor Pemerintahan
BANGKALAN - Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangkalan menyegel Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Selasa (10/1/2017).
Penyegelan secara simbolis itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap Bupati RK Moh Makmun Ibnu Fuad (Makmun) yang tidak kunjung menemui mereka.
Celotehan - celotehan bernada miring bersautan muncul dari mulut mahasiswa di depan pintu masuk lobi Kantor Pemkab Bangkalan.
Di antaranya, 'Bupati dibayar bukan untuk jalan - jalan', 'Bupati kita termuda dan hedonisme, wajar saja kalau Bangkalan kena sanksi', dan Bupati kita masih di Singapura sahabat'.
Korlap aksi Faisol dalam orasinya mengungkapkan, di bawah kepemimpinan orang cerdas, orang bodoh pun dapat diberdayakan.
Namun di bawah kepemimpinan orang bodoh, orang pintar pun kocar - kacir.
"Kami ingin menyegel secara simbolis. Karena bupati selalu di luar dan tak pernah ngantor, kami berhak menurunkan."
"Kami malu telah memilih, memberikan kritik konstruktif namun tak pernah didengar," ungkap Faisol.(tnc)
Baca Juga:
Tinjau Penanganan Karhutla di Gemalasari, Bupati Asmar : Tetap Waspada Cegah Kebakaran
Lantik 13 Pejabat, Ini Pesan dan Harapan Sekda Meranti
Terkait Penggeledahan Bagian Umum, Pemkab Meranti Hormati Proses Hukum
Perkuat Kehadiran Negara di Pulau Rangsang, Pemkab Meranti Gesa Terwujudnya PLBN Tanjung Kedabu
SBT Meranti-Malaysia Masuk Tahap Pembahasan Ketentuan dan Persyaratan