Bupati Jarang di Kantor, Mahasiswa Segel Kantor Pemerintahan
BANGKALAN - Puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bangkalan menyegel Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Selasa (10/1/2017).
Penyegelan secara simbolis itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap Bupati RK Moh Makmun Ibnu Fuad (Makmun) yang tidak kunjung menemui mereka.
Celotehan - celotehan bernada miring bersautan muncul dari mulut mahasiswa di depan pintu masuk lobi Kantor Pemkab Bangkalan.
Di antaranya, 'Bupati dibayar bukan untuk jalan - jalan', 'Bupati kita termuda dan hedonisme, wajar saja kalau Bangkalan kena sanksi', dan Bupati kita masih di Singapura sahabat'.
Korlap aksi Faisol dalam orasinya mengungkapkan, di bawah kepemimpinan orang cerdas, orang bodoh pun dapat diberdayakan.
Namun di bawah kepemimpinan orang bodoh, orang pintar pun kocar - kacir.
"Kami ingin menyegel secara simbolis. Karena bupati selalu di luar dan tak pernah ngantor, kami berhak menurunkan."
"Kami malu telah memilih, memberikan kritik konstruktif namun tak pernah didengar," ungkap Faisol.(tnc)
Baca Juga:
Jika Tidak Mau Ditilang Saat Ops Patuh Lancang Kuning 2026, Perhatikan 8 Sasaran Prioritas Ini
Upacara Hari Santri 2026, Bupati Asmar : Kuasai Ilmu dan Jaga Akhlak
Polsek Tebingtinggi Tangkap Terduga Pelaku Pembobol Rumah di Banglas
Ops Patuh Lancang Kuning Segera Digelar, Masyarakat Harus Patuhi Aturan Berkendara
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat