Adhyaksa Minta Pemerintah Beri Perhatian Lebih pada Pramuka
JAKARTA — Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault meminta agar Pemerintah memberikan perhatian lebih kepada Gerakan Pramuka. Sebab sebagai sebuah organisasi kepanduan, Pramuka mengandung nilai-nilai revolusi mental yang sangat dibutuhkan oleh bangsa Indonesia.
"Pramuka memiliki Dasa Dharma Pramuka. Sebelum dicetuskannya revolusi mental, nilai-nilai yang revolusi mental khususnya bagi generasi muda ada dalam Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka itu. Makanya Pemerintah seharusnya memberikan perhatian lebih kepada Pramuka," kata Adhyaksa Dault di sela-sela persiapan Upacara Hari Pramuka (16/8).
Hari ini, akan diselenggarakan Puncak Peringatan Hari Pramuka yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Upacara akan dihadiri Presiden Joko Widodo selaku Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) akan menjadi Pembina Upacara dalam upacara yang diikuti ribuan anggota Pramuka. Presiden juga akan memberikan Penghargaan Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Pancawarsa, dan Lencana Pramuka Teladan.
Lebih lanjut, Adhyaksa menjelaskan bahwa bentuk perhatian Pemerintah misalnya adalah terhadap pelaksanaan kegiatan atau kurikulum Pramuka. "Kegiatan Pramuka diwajibkan di tiap sekolah sebagai ekstrakurikuler, namun itu hanya menjadi seragam saja. Tidak ada kewajiban untuk ada pelajaran atau latihan Pramuka di dalamnya. Anak didik jadi tidak mengerti apa dan bagaimana Pramuka. Padahal Gerakan Pramuka inilah yang berbasis pendidikan karakter yang mampu merealisasikan revolusi mental," kata Adhyaksa.
"Mana ada anggota Pramuka tawuran? Mana ada anggota Pramuka tertangkap menggunakan narkoba," tambah Adhyaksa mencontohkan.
Oleh karena itu, Adhyaksa setuju apabila Pramuka ada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), bukan di bawah Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora). "Pramuka bukan Ormas, tapi organisasi yang menaungi para pelajar dengan berbasis pendidikan karakter," ujarnya.
Tahun depan, akan diselenggarakan kegiatan Jambore Nasional di Jakarta. Namun hingga kini belum ada pembenahan terhadap fasilitas Jamnas di Cibubur. Ini juga perlu menjadi perhatian pemerintah agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.(luqman)
"Pramuka memiliki Dasa Dharma Pramuka. Sebelum dicetuskannya revolusi mental, nilai-nilai yang revolusi mental khususnya bagi generasi muda ada dalam Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka itu. Makanya Pemerintah seharusnya memberikan perhatian lebih kepada Pramuka," kata Adhyaksa Dault di sela-sela persiapan Upacara Hari Pramuka (16/8).
Hari ini, akan diselenggarakan Puncak Peringatan Hari Pramuka yang akan berlangsung di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta. Upacara akan dihadiri Presiden Joko Widodo selaku Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) akan menjadi Pembina Upacara dalam upacara yang diikuti ribuan anggota Pramuka. Presiden juga akan memberikan Penghargaan Lencana Melati, Lencana Darma Bakti, Lencana Pancawarsa, dan Lencana Pramuka Teladan.
Lebih lanjut, Adhyaksa menjelaskan bahwa bentuk perhatian Pemerintah misalnya adalah terhadap pelaksanaan kegiatan atau kurikulum Pramuka. "Kegiatan Pramuka diwajibkan di tiap sekolah sebagai ekstrakurikuler, namun itu hanya menjadi seragam saja. Tidak ada kewajiban untuk ada pelajaran atau latihan Pramuka di dalamnya. Anak didik jadi tidak mengerti apa dan bagaimana Pramuka. Padahal Gerakan Pramuka inilah yang berbasis pendidikan karakter yang mampu merealisasikan revolusi mental," kata Adhyaksa.
"Mana ada anggota Pramuka tawuran? Mana ada anggota Pramuka tertangkap menggunakan narkoba," tambah Adhyaksa mencontohkan.
Oleh karena itu, Adhyaksa setuju apabila Pramuka ada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), bukan di bawah Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora). "Pramuka bukan Ormas, tapi organisasi yang menaungi para pelajar dengan berbasis pendidikan karakter," ujarnya.
Tahun depan, akan diselenggarakan kegiatan Jambore Nasional di Jakarta. Namun hingga kini belum ada pembenahan terhadap fasilitas Jamnas di Cibubur. Ini juga perlu menjadi perhatian pemerintah agar kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.(luqman)
Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Wisuda Perdana, 36 Mahasiswa ITS Meranti Diajak Ikut Membangun Daerah
Peduli Keselamatan Berkendara, Satlantas Polres Meranti Gencarkan Himbauan Tertib Berlalulintas
Produk Unggulan UMKM Meranti Didorong Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
Buka OMI Kemenag 2026, Bupati Asmar Ajak Siswa Berinovasi Soal Sains dan Teknologi dengan Nilai Islam
Tim UIN Suska Riau Berkunjung ke Meranti, Tawarkan Kolaborasi Sejumlah Bidang ke Bupati Asmar
Hafal 30 Juz Al-Qur'an, Santriwati Ponpes Darul Fikri dapat Reward Umrah Gratis
Komentar