Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB
Sabtu, 24 Oktober 2026 WIB

4 Aksi Tegas TNI Saat Mercusuar Malaysia Ganggu Kedaulatan RI

- Senin, 26 Mei 2014 06:53 WIB
4 Aksi Tegas TNI Saat Mercusuar Malaysia Ganggu Kedaulatan RI

PESISIRONE.com - Pemerintah Malaysia diduga telah melakukan aktivitas pembangunan mercusuar di kawasan perairan Indonesia. Tepatnya titik koordinat 02.05.053 N-109.38.370 E Bujur Timur, atau sekitar 900 meter di depan patok SRTP 1 (patok 01) di Tanjung Datuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas, perbatasan Kalimantan Barat.

Baca Juga:


Pembangunan ini diketahui oleh petugas navigasi perhubungan laut. Mereka memergoki kapal-kapal Malaysia yang akan menuju perairan di mana mercusuar akan dibangun.


Kemungkinan, pembangunan mercusuar tersebut telah melanggar batas wilayah Indonesia. Hingga saat ini, Malaysia dan Indonesia belum menyepakati wilayah perbatasan negara untuk kawasan perairan di wilayah tersebut.


TNI langsung bertindak tegas. Tak cuma dengan kekuatan militer, Panglima TNI Jendral Moeldoko juga akan segera membuat surat kepada Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa. Hal ini digunakan sebagai bentuk protes terhadap Malaysia. TNI tak mau ada lagi pulau terluar yang jatuh ke tangan negara asing.


1.Langsung usir pembuat mercusuar

TNI Angkatan Laut telah menghentikan aktivitas pembangunan mercusuar yang dilakukan Malaysia di wilayah perairan Tanjung Datuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, perbatasan Kalimantan Barat. Sebab hingga kini belum ada kesepakatan Indonesia dan Malaysia tentang kepemilikan daerah itu.


2.Kirim kapal perang ke lokasi

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan masalah pembangunan mercusuar di wilayah perairan Tanjung Datuk akan terus dipantau. TNI pun mengirim kapal perang ke lokasi sengketa tersebut.


"Kapal yang saat ini sedang operasi di Natuna sedang kita geser satu kapal tempur untuk lihat situasi. Kalau masuk wilayah abu-abu akan kita protes, tidak boleh ada kegiatan apa pun di sana. Sekarang ini sedang dicek," kata Moeldoko.


TNI AL mengerahkan satu kapal perang kelas korvet, KRI 877 Sutedi Senoputra. Kapal dengan meriam dan torpedo ini juga mengangkut tim Hidros TNI AL untuk melakukan survei di lokasi.


Selain itu sebuah pesawat intai amfibi milik TNI AL Casa U 621 juga terus memonitor lokasi.


3.Ancam kibarkan merah putih di mercusuar

Jenderal Moeldoko juga mengancam akan mendirikan bendera Indonesia di setiap bangunan yang didirikan Malaysia di kawasan Tanjung Datok. Mereka meminta Malaysia tak macam-macam di area yang masih abu-abu


Moeldoko menambahkan, dalam waktu dekat ini Pemerintah akan menggelar pertemuan dengan pihak Malaysia.


4.Akan tambah kekuatan di Tanjung Datok

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan segera bertemu dengan gubernur dan bupati Kalimantan Barat (Kalbar), beserta seluruh unit TNI di sana, untuk menambah sejumlah kekuatan di wilayah Tanjung Datok.


"Ini Tanjung Datok selalu menjadi perhatian, ribut melulu. Ini sedang kita lakukan evaluasi membangun sejumlah kekuatan di sana," kata Moeldoko.


Moeldoko menjelaskan selain pangkalan TNI AL, penambahan kekuatan personel TNI AD juga dirasa penting di sekitar pulau-pulau terluar.


sumber: merdeka.com


SHARE:
Berita Terkait
Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Jumat Berkah Polres Meranti Sasar Komunitas Becak, Kapolres: Polisi Harus Dekat dan Bermanfaat Bagi Masyarakat

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Polres Kepulauan Meranti Sita 9,3 Sabu

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

HUT Humas Polri ke-75, Puluhan Polisi dan Wartawan di Meranti Gelar Aksi Donor Darah

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Puluhan Warga Jalan Ibrahim Selatpanjang Antusias Ikut Sosialisasi Perlinsos Polres Kepulauan Meranti

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Kejari Bersama Pemkab dan PWI Kepulauan Meranti Bersinergi Perkuat Tata Kelola Dana Desa

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau

Komentar
Berita Terbaru