Minggu, 19 April 2026 WIB
Minggu, 19 April 2026 WIB

Inilah, 23 Titik BTS di Meranti

- Kamis, 03 September 2015 16:26 WIB
Inilah, 23 Titik BTS di Meranti
MERANTI - Untuk meningkatkan pelayanan informasi di daerah perbatasan dan pulau-pulau terpencil, Kemenkominfo akan membangun 23 unit BTS (base transceiver station) di Meranti. BTS ini akan digunakan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan jaringan telepon seluler dan internet.

Penyediaan 23 BTS ini akan dilakukan untuk tahun anggaran 2016. Pemkab Meranti melalui Dishubkominfo pun sudah menetapkan lokasi untuk pembangunan 23 titik BTS tersebut.

"BTS ini akan kita sebar pada 23 desa di tiga kecamatan yang berada di daerah perbatasan yakni Kecamatan Rangsang, Kecamatan Rangsang Pesisir dan Kecamatan Pulau Merbau, terutama di desa-desa yang belum terjangkau jaringan telepon seluler," tambah Saiful Ikram.

Menurutnya, Pemkab Meranti telah berkoordinasi dengan kepala desa dan camat setempat untuk penyediaan tanah karena sesuai ketentuan, tanah lokasi BTS disediakan oleh Pemda setempat. "Kita juga diminta menyediakan genset untuk lokasi yang belum memiliki jaringan listrik PLN. Soalnya BTS inikan harus hidup terus," tambah Saiful.

Sementara itu Ismail menjelaskan bahwa penyediaan BTS untuk peningkatan jaringan seluler dan internet itu sesuai dengan keputusan presiden. Program ini dialokasikan untuk 50 kecamatan terutama di daerah-daerah perbatasan.

"Lokasi-lokasi prioritas untuk dibangun BTS ini sudah ditetapkan dalam Keppres. Kita minta pemerintah setempat menyediakan lahan, genset bagi lokasi yang belum terjangkau listrik dan masalah keamanan BTS. Kita tidak boleh anggap sepele masalah keamanan ini karena jangan sampai nanti setelah dibangun alat-alat itu dirusak atau diambil oleh preman," ungkap Ismail.

Sementara itu Pj Bupati Edy Kusdarwanto menjelaskan program Kemenkominfo itu akan diintegrasikan dengan program desa nelayan dan desa bahari yang akan dilakukan Pemkab Meranti. Khusus untuk penyediaan lahan dia mengaku tidak masalah, begitu juga penyediaan genset, bahan bakar dan masalah keamanan.

"Untuk penyediaan bahan bakar genset dan keamanan kita akan koordinasikan dengan SKPD terkait. Program ini sangat bagus terutama untuk daerah perbatasan yang memang menjadi prioritas kita. Kita akan segera menyaipkan desain untuk menetapkan beberapa desa menjadi desa nelayan dan desa bahari," papar Pj Bupati.(eaf/hms)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru