Minggu, 19 April 2026 WIB
Minggu, 19 April 2026 WIB

Hadiri Asean Mayors Forum 2015 di Makassar, PJ. Edy Kenalkan Sagu dan Kopi Meranti

- Rabu, 09 September 2015 13:46 WIB
Hadiri Asean Mayors Forum 2015 di Makassar, PJ. Edy Kenalkan Sagu dan Kopi Meranti
MAKASSAR - Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti Edy Kusdarwanto berupaya memanfaatkan pertemuan para walikota dan bupati negara-negara Asean atau Asean Mayors Forum (AMF) 2015 di Makassar untuk memperkenalkan produk unggulan Meranti. Diantara yang ingin ditonjolkan adalah potensi sagu dan kopi.

Edy memaparkan potensi daerah itu dalam tamah-ramah dengan koleganya dari beberapa daerah seperti Cirebon dan Surabaya. Juga kepada perwakilan walikota dari luar negeri. Ia juga meninjau stand expo sejumlah daerah dan perusahaan.

"Kita perlu memperluas pasar potensi sagu dan kopi daerah kita akan memberi manfaat ekonomi yang lebih besar. Kita juga perlu belajar untuk meningkatkan nilai ekonomi produk kita," ungkap Pj Bupati di sela mengikuti pertemuan, Selasa (8/9).

Pertemuan Asean Mayors Forum 2015 ini pula digelar di Hotel Four Point, Makassar. Forum itu dibuka oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo yang menggantikan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berhalangan hadir.

Pertemuan yang diikuti ratusan walikota se-Asean ini juga diikuti para bupati se-Indonesia. Selain membahas persiapan menyambut masyarakat ekonomi Asean (MEA) juga digelar ekspo serta investment forum.

"Forum seperti ini penting karena Meranti berada di beranda Indonesia. Kita sangat dekat dengan negara tetangga yang sudah maju yakni Singapura dan Malaysia. Kita perlu mempersiapkan masyarakat kita agar tidak hanya jadi pembeli bagi produk-produk luar yang akan masuk secara bebas sehubungan semakin dekatnya pelaksanaan MEA," jelas Edy.

Edy berkeinginan masyarakat Meranti semakin mandiri terutama dalam penyediaan produk kebutuhan sehari-hari. Dia mencontohnya penyediaan jaring bagi nelayan-nelayan. Diharapkan jaring itu tidak lagi dibeli tetapi dibuat sendiri oleh masyarakat nelayan. Begitu juga alat tangkap jenis lainnya.

"Mungkin kita perlu memikirkan untuk melatih nelayan kita dalam membuat alat tangkap terutama jaring. Kalau sekarang beli, nantinya bikin sendiri," tambahnya.

Sebelumnya pada pembukaan AMF, Sekjen United Cities and Local Government (UCLG) atau Persatuan Walikota Se-Asean Ny Bernadia Irwatai Tjandradewi mengungkapkan perlunya visi bersama dalam menyambut MEA agar kota-kota di negara-negara Asean bisa tumbuh dan berkembang bersama-sama. Sedangkan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang membuka forum tersebut menyoroti besarnya tantangan yang akan dihadapi masyarakat Indonesia dalam menghadapi pasar bebas Asean. Menurutnya, jika tidak disiapkan bukan mustahil ada kota-kota yang semakin jauh tertinggal akibat MEA tersebut.(istimewa)

Baca Juga:
SHARE:
Berita Terkait
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan

Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Babinsa Tebing Tinggi Gencarkan Patroli Karhutla, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

Komentar
Berita Terbaru