Terkait Penggeledahan KPK, Ketua DPRD Bengkalis: Saya Kira Gurau.. 'Alamak, Ternyata Benar!
BENGKALIS - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah kantor DPRD Bengkalis Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau, diduga terkait kasus korupsi, Senin (19/3) sore. Ada 4 unit mobil yang masuk ke bengkalis . Dua ke kantor PUPR Bengkalis dan 2 unit lagi ke kantor DPRD Bengkalis.
Penyidikan KPK di kantor DPRD Dikawal personel Polres Bengkalis, penyidik KPK memasuki ruangan persidangan , bagian umum DPRD tersebut dan ruang ketua DPRD Bengkalis.
Ketua DPRD Bengkalis, Abdul Kadir pada saat keluar dari ruangnya ditemui wartawan mengakui kaget dengan kedatangan Lembaga rasuah tersebut. "Saya dapat informasi katanya ada KPK saya kira garau aja rupanya betul, 'alamak' langsung saya datang ke kantor "kata abdul kadir.
"Penyidikan KPK ke kantor DPRD mencari berkas kasus terkait pelaksana proyek multi years (MY) Tahun 2012 Jalan Lingkar Rupat-Batu Panjang di Desa Pangkalan Nyirih Kabupaten Bengkalis sepanjang 51 kilometer dengan nilai mencapai sekitar Rp 500 miliar dan berkas berhubungan dengan MY ini yang di mintakan tim KPK ada di ruang sekwan dan umum" terang a kadir yang juga anak rupat.
Hingga pukul 19.15 WIB, tim penyidik KPK masih melakukan penggeledahan di gedung DPRD Bengkalis.[and]
Baca Juga:
Tak Ditemukan Karhutla, Patroli Babinsa di Desa Alai Berjalan Lancar
Lewat Komsos, Babinsa Ajak Warga Bantar Peduli Lingkungan dan Cegah Karhutla
Babinsa Selatpanjang Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Komunikasi Sosial
Babinsa Posramil Tebing Tinggi Barat Intensifkan Patroli Karhutla di Desa Alai
Komsos di Desa Repan, Babinsa Ajak Warga Jaga Lingkungan