Selasa, 09 Juni 2026 WIB
Selasa, 09 Juni 2026 WIB

Jemput Bola, Bhabinkamtibmas Anak Setatah Bantu Antarkan Warga yang Mengalami Stroke ke Gerai Vaksin

Redaksi - Sabtu, 11 Desember 2021 07:29 WIB
Jemput Bola, Bhabinkamtibmas Anak Setatah Bantu Antarkan Warga yang Mengalami Stroke ke Gerai Vaksin

MERANTI - Pihak kepolisian Polres Kepulauan Meranti dan jajarannya terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 dengan mengimbau bahkan mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan di kabupaten bungsu di Riau.

Baca Juga:

Selain memberikan imbauan secara door to door, pihak kepolisian setempat juga membantu masyarakat yang tidak dapat datang ke Gerai Vaksin untuk melakukan vaksinasi.

Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah, Bripka Debi Rahman SE membantu masyarakat yang tidak dapat datang ke Gerai Vaksin yang berlokasi di Kantor Desa Anak Setatah, karena mengalami Stroke dan tidak dapat berjalan, jarak penjemputan ke Kantor Desa Snak Setatah sekitar 2 KM lebih.

Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/12/2021) sekira pukul 10.30 Wib itu, Bripka Debi Rahman didampingi Kepala Dusun 3 Desa Anak Setatah, Mimin, dan Ketua RW 02 Desa Anak Setatah, Sutrisno.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH melalui Kapolsek Rangsang Barat, Iptu JA Lubis mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan imbauan vaksinasi dengan sistem door to door atau dari rumah ke rumah.

"Saat itu Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah melakukan imbauan vaksinasi door to door dan menemukan ibu Salbiah yang berusia 59 tahun mengalami sakit Stroke dan tidak dapat berjalan, kemudian dibantu oleh Bhabinkamtibmas menuju Gerai Vaksin Desa Anak Setatah agar dapat divaksin Kantor Desa Anak Setatah," ungkapnya.

Sementara itu, dari keterangan dokter Vaksinator Puskesmas Anak Setatah, dokter Albi Akbar, bahwa pasien stroke ini boleh divaksin sesuai dengan kriteria hasil skrining yang dilakukan oleh tim sebelum dilakukan vaksinasi.

"Si ibu ini (pasien stroke) tekanan darahnya normal walaupun stroke, dan waktu diskrining layak untuk di vaksin tekanan darahnya tergolong normal yakni 130/90," ungkapnya.

Dijelaskan Albi, kenapa pasien stroke tersebut penting untuk divaksin karena vaksin untuk kekebalan tubuhnya walaupun dia tidak bepergian ke luar daerah tapi orang sekitarnya yang bakal mengunjunginya.

"Jadi sebagai penangkalnya divaksin lah ibuk itu, karena setelah diskrining masih dibolehkan, jadi hipertensi dan stroke nya pun terkontrol," pungkasnya.***

SHARE:
Berita Terkait
Patroli Karhutla di Alai, Babinsa dan MPA Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan

Patroli Karhutla di Alai, Babinsa dan MPA Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan

Babinsa Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos

Babinsa Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos

Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C

Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C

Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian

Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian

Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan

Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan

Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat

Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat

Komentar
Berita Terbaru