Selasa, 09 Juni 2026 WIB
Selasa, 09 Juni 2026 WIB

Ikut Berbelasungkawa atas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Polres Meranti Gelar Doa Bersama

Redaksi - Selasa, 04 Oktober 2022 16:02 WIB
Ikut Berbelasungkawa atas Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Polres Meranti Gelar Doa Bersama

MERANTI - Polres Kepulauan Meranti, TNI dan PSSI, pada Selasa (4/10/2022) pagi, bertempat di masjid Ar Rahman Mapolres, menggelar doa bersama terkait tragedi stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, beberapa hari lalu.

Baca Juga:

Hadir pada kegiatan doa bersama itu, Kapolres AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH, Wakapolres Kompol Robet Arizal SSos, para PJU dan Pama Polres, Ketua PSSI Kepulauan Meranti Suharto beserta pengurus Heri Saputra dan anggota, Ustad Mustafa SAg MM, personel Koramil 02 Tebingtinggi, personel Polres, serta pengurus Bhayangkari.

Kapolres AKBP Andi Yul LTG SH SIK MH, mengatakan bahwa kegiatan doa bersama tersebut merupakan bentuk belasungkawa dan duka cita Polri, khususnya Polres Kepulauan Meranti atas musibah yang terjadi di daerah tersebut.

"Tragedi stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang ini merupakan duka kita semua. Untuk itu, kita mengirimkan doa khusus bagi korban yang meninggal dunia agar diberikan tempat di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa tabah menghadapinya," ucap AKBP Andi Yul, usai giat.

Disampaikan Kapolres, bahwa tragedi itu dapat pula sebagai pelajaran bagi semua personel dalam pelaksanaan tugas dalam hal apapun, terutama pengamanan suatu kegiatan.

"Dalam hal ini, kita dan seluruh stake holder harus terus saling berkomunikasi dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," ujarnya.

Terhadap korban yang masih di rawat, pihaknya juga mendoakan agar segera diberi kesembuhan, sehingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

"Semoga korban yang selamat dan masih di rawat segera diberikan kesembuhan oleh Allah. Sehingga dapat pula berkumpul dengan keluarga masing-masing dan bisa kembali menjalani aktivitasnya seperti biasa," ucapnya lagi.

Sementara itu, ustad Mustafa dalam tausiyah singkatnya menyampaikan bahwa telah terjadi ini merupakan takdir Allah dan sebagai pelajaran untuk semuanya. Tidak perlu saling salah menyalahkan.

"Ini sudah menjadi takdir Allah. Untuk itu, mari sama-sama kita doakan kepada korban dan keluarga yang di tinggalkan. Jadikan ini sebagai pelajaran berharga agar kedepan negara kita selalu aman. Doa adalah senjata umat. Mudah-mudahan ini jadi yang terakhir dan tidak terulang lagi di kemudian hari," pesan ustad Mustafa.

Untuk diketahui, kegiatan doa bersama tragedi stadion Kanjuruhan ini merupakan hari yang kedua. Sebelumnya pada hari pertama Senin malam, telah dilaksanakan di mushala At Taqwa Jalan Pembangunan Selatpanjang bersama para jamaah, dan akan dilanjutkan hingga 7 hari ke depan dengan tempat yang berbeda-beda.

SHARE:
Berita Terkait
Patroli Karhutla di Alai, Babinsa dan MPA Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan

Patroli Karhutla di Alai, Babinsa dan MPA Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan

Babinsa Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos

Babinsa Tebing Tinggi Perkuat Silaturahmi dengan Warga Lewat Komsos

Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C

Pemprov Riau dan Pemko Pekanbaru Siapkan Satgas Gabungan untuk Tertibkan Galian C

Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian

Korban Tenggelam di Kampar Ditemukan Meninggal Setelah Dua Hari Pencarian

Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan

Babinsa dan Satpol PP Patroli Karhutla di Telesung, Warga Diimbau Tak Membakar Lahan

Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat

Jaga Kondusivitas Desa, Babinsa Tanjung Gelar Dialog dengan Masyarakat

Komentar
Berita Terbaru